Konfigurasi Samba Server di Debian 8


Haii Guys !! Masih dengan kamii !! , Sebelumnya kemarin - kemarin kita membahas Konfigurasi SSH Server di Debian 8 nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Konfigurasi Samba Server di Debian 8 sebelumnya apa itu sih Samba Server ? 

Pengertian Samba Server


Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas berbagai platfrom system Operasi Linux dengan mesin Windows yang dijalan kan dalam suatu jaringan komputer . Samba merupakan aplikasi dari UNIX dan Linux , yang dikenal dengan SMB (Service Massage Block) protocol . Banyak sistem operasi seperti Windows dan OS/2 yang menggunakan SMB untuk menciptakan jaringan Client/Server. Protokol Samba memungkinkan server Linux/UNIX untuk berkomunikasi dengan mesin client yang menggunakan OS Windows dalam satu jaringan.

Keunggulan Samba Server

    Menghubungkan antara mesin Linux dengan mesin Windows. Sebagain perangkat lunak cukup banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh samba software , mulai dari menjembatani sharing file , sharing device , PDC , firewall , DNS , DHCP , FTP , webserver , sebagai gateway , mail server , proxy dan lain lain . Fasilitas Pengremote seperti telnet dan ssh juga tersedia. 

Setelah membaca Teori tersebut kita langsung saja ke tahap pembahasan.

  • Pertama tama kita masuk terminal dengan super user.
  • Lalu install Samba Server dengan perintah :
  • #apt-get install samba Lalu tekang "Y" untuk yes.


  • Setelah instalasi selesai kita langsung masuk ke folder samba dengan perintah :
  • # cd /etc/samba/

  • Lalu kita masuk ke smb.conf dengan perintah :
  • # nano smb.conf
  • Sebenernya kita juga bisa langsung masuk ke smb.conf tanpa membuka folder sambanya.

  • Tampilan pada file smb.conf kurang lebih seperti ini .

  • Lalu kita cari yang patokannya [ Share Definitions ] Karna word nya terlalu banyak maka kita cari kata [ Share Definitions ]  dengan CTRL + W.

  • Nahh setelah menemukannya diatas [ homes ] ,kita tambahkan script seperti berikut :

    [share]
    path = /home/hydragi/samba
    browseable = yes
    writeable = yes
    valid users = hydragi
    admin users = root

    [printershare]
    path = /var/spool/samba/
    browseable = yes
    writeable = yes
    valid users = hydragi
    admin users = root

  • Maka kurang lebih seperti ini jadinya .
  • Setelah itu lalu save file nya.


  • Lalu kita buat folder "samba" didalam folder "hydragi" atau folder user kalian dengan perintah:
  • # mkdir samba

  • Setelah itu kita setting mode sharingnya , dengan perintah
  • # chmod 777 samba

  • Lalu kalian buat username untuk file sharing , dengan perintah
  • # smbpasswd -a hydragi
  • Kemudian masukan password yang kalian inginkan.


  • Setelah konfigurasi selesai restart Samba server nya dengan perintah :
  • #/etc/init.d/samba restart

Cara Test Konfigurasi Samba dari Server ke Client.

  • Pertama tama kita masuk ke "run" dengan shortcut Windows + R .
  • Lalu masukan IP server contoh : //192.168.1.10

  • Setelah tampilan explorer keluar buka salah satu file tersebut

  • Apabila diminta memasukan user dan password , maka Konfigurasi tersebut sukses.
  • Dan tinggal mengetik User dan password tersebut.

Nahh seperti itulah cangkupang materi dan pembahasan pada kali ini , mungkin dari kalian ada yang ngerti dan tidak , silahkan boleh tanya lewat Email , Profile Kami dan Comment dibawah 

Demikian artikel pada kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa share kepada teman - teman kalian semoga bermanfaat untuk kedepannya .

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Menambahkan Repository di Linux Debian Secara Online

Download RemixOS + Cara Install

Cara Update dan Upgrade Linux Lewat Terminal